TOPIKPOST.COM – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Kementerian Agama untuk tidak terlibat dalam politik praktis.
“Saya menyampaikan kepada seluruh ASN Kemenag untuk tidak menjadi atau melibatkan diri dengan politik praktis,” ujar Menag Yaqut dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa 28 Februari 2023.
Yaqut mengatakan menjelang tahun politik, pihak-pihak tertentu sering kali menggunakan isu agama sebagai sandaran, seperti yang terjadi pada pemilihan umum sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berkaca pada pengalaman terdahulu, kata dia, terdapat aduan masyarakat kepada Kemenag yang menemukan adanya ASN yang terlibat kampanye.
Maka dari itu, ia meminta agar ASN fokus bekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Hati-hati dengan isu agama yang disenggolkan dengan politik. Ada banyak pengalaman, catatan, serta aduan masyarakat kepada Kemenag di mana ada ASN-nya terlibat kampanye.”
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
“Mari kita konsentrasi saja dengan pekerjaan dan spirit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kepada jajarannya, Menag berpesan untuk selalu menjaga integritas dan jangan pernah mengkhianati sumpah jabatan.
Ia mengutip arahan Presiden Joko Widodo bahwa bahwa ASN itu melayani masyarakat bukan dilayani.
“Saya tidak mau ada pengkhianat terhadap sumpah jabatan, apalagi menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri, kepentingan diri sendiri dan keluarga,” kata Menag.
Baca Juga:
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game
Sebelumnya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan kepada para pengurus untuk mensterilkan masjid dari kegiatan-kegiatan politik praktis saat bulan Ramadhan.
“Gema Ramadhan dimaksimalkan untuk membangun kedamaian dan ketakwaan sehingga semua masjid, mushola, langgar, dan surau, agar disterilkan dari tarik menarik kepentingan politik dan politik kepentingan,” ujar Ketua Umum DMI Jusuf Kalla.***







