Topik Post | Ketika masuk ke restoran steak, banyak orang yang kebingungan ketika disuguhkan daftar menu. Berbagai jenis menu steak dengan istilah asing tertera dalam lembar menu, seperti rib eye, tenderloin, sirloin, hingga T-bone. Tanpa pemahaman yang cukup tentang jenis potongan daging steak, memilih menu bisa terasa seperti menebak-nebak.
Akibat dari kurang memahami jenis potongan daging pada menu steak, akhirnya yang tersaji di meja kurang sesuai dengan selera dan ekspektasi lidah. Bahkan tidak sedikit yang kemudian tidak bisa merasakan nikmatnya sajian steak karena hal tersebut. Maka penting sekali untuk tahu maksud dari setiap nama potongan daging steak.
Perbedaan potongan daging steak sebenarnya berasal dari bagian tubuh sapi yang diambil. Sapi memiliki otot-otot dengan tingkat aktivitas yang berbeda sepanjang hidupnya. Otot yang jarang bergerak akan menghasilkan daging yang relatif lembut, sementara bagian yang sering bekerja cenderung memiliki serat yang lebih padat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dreame X60 Ultra Extreme Hadir di Singapura pada 1 September 2026
PROPAMI Cup VII 2026 Digelar dalam Semangat 16 Tahun Perjalanan Organisasi Profesi

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kenapa Harus Tahu tentang Asal Potongan Daging Steak?
Mengetahui tentang jenis potongan daging steak bukan sekadar gaya hidup atau pengetahuan kuliner tingkat lanjut. Hal ini berkaitan langsung dengan kepuasan pengalaman makan Anda. Saat Anda tahu dari mana potongan steak berasal, selanjutnya Anda juga akan tahu tentang tekstur, kandungan lemak, serta cara terbaik menikmati sajian tersebut.
Setiap bagian tubuh sapi membawa karakter unik yang tidak ditemukan pada hewan berkaki empat lainnya. Ada bagian yang kaya akan serat lemak halus sehingga terasa sangat juicy saat dipanggang. Ada pula bagian daging sapi yang padat tanpa lemak yang menawarkan kelembutan murni tanpa rasa gurih minyak yang berlebihan.
Jenis Potongan Daging Steak Paling Populer
Perbedaan asal otot sapi secara langsung menentukan tekstur, kadar lemak (marbling), hingga karakter cita rasa setiap potongan steak. Hal ini menjadikan rasa dan tekstur setiap sajian steak bisa berbeda. Terdapat beberapa jenis potongan daging yang paling populer dan selalu tersedia di restoran steak, seperti berikut ini:
1. Tenderloin
Tenderloin atau biasa juga disebut has dalam adalah daging sapi bagian tengah punggung, tepatnya di dalam rongga badan. Karena otot sapi pada posisi ini jarang bekerja, tenderloin menjadi daging yang paling empuk di antara seluruh bagian sapi. Kandungan lemaknya juga sangat sedikit sehingga teksturnya sangat lembut dan halus.
2. Sirloin
Sirloin atau has luar terletak di bagian punggung bawah, persis di belakang rusuk. Otot di area ini lebih sering bergerak, sehingga serat dagingnya sedikit lebih padat. Sirloin memiliki lapisan lemak di salah satu sisinya yang menghasilkan rasa gurih. Jenis potongan daging steak ini menawarkan keseimbangan yang pas, antara tekstur yang empuk dan cita rasa yang lezat.
3. T-Bone
Potongan T-bone diambil dari bagian punggung yang mencakup tulang berbentuk huruf “T” yang memisahkan dua jenis daging yang berbeda, tenderloin di satu sisi dan sirloin di sisi lainnya. Itulah alasan mengapa potongan daging T-bone ini cocok bagi Anda yang menginginkan kombinasi dua karakter daging sekaligus.
4. Rib Eye
Rib eye adalah potongan yang diambil dari sekitar tulang rusuk sapi (posisi rusuk ke-6 hingga ke-12). Karakteristik utama dari potongan ini adalah keberadaan marbling, yaitu serat lemak putih yang tersebar rata di antara serat daging. Saat dipanggang, lemak ini akan meleleh dan meresap ke dalam daging menghasilkan tekstur juicy dan rasa gurih yang enak.
Baca Juga:
China Dental Show 2026 Hadirkan Inovasi Kedokteran Gigi yang Lebih Cerdas
LX Pantos Perkuat Komitmen ESG Global melalui Laporan Keberlanjutan 2026
Di antara jenis potongan daging steak, rib eye kerap menduduki posisi puncak sebagai potongan favorit para pecinta steak sejati. Lumernya lemak saat terkena suhu panggangan yang panas tidak hanya menjaga agar daging tidak kering, tapi juga mengunci bumbu serta cita rasa alami daging secara maksimal.
Perbedaan Karakteristik Tiap Cut
Setelah Anda tahu asal dari setiap potongan daging steak, Anda selanjutnya perlu tahu juga karakteristik setiap potongannya. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menentukan pilihan potongan daging steak mana yang sesuai selera Anda. Berikut ini adalah perbandingan karakter dari setiap potongan daging steak.
- Tekstur: Tenderloin memegang predikat sebagai potongan yang paling lembut dan mudah dikunyah. Rib eye menawarkan tekstur yang sangat juicy dan empuk berkat lelehan lemak di seluruh bagian seratnya. Sementara itu, sirloin memiliki tekstur yang sedikit lebih kenyal dengan serat yang terasa mantap saat digigit.
- Cita rasa: Jenis potongan daging steak rib eye cenderung memiliki rasa yang paling gurih dan lebih “beefy” karena pengaruh dominan dari marbling. Sirloin menawarkan rasa gurih alami yang seimbang antara serat daging dan lapisan lemak tepi. Tenderloin memiliki cita rasa yang lebih mild dan tidak terlalu berminyak.
- Kesesuaian penggemar: Bagi pemula yang baru mulai mengeksplorasi dunia steak, sirloin dan rib eye adalah pilihan awal yang ideal karena kaya rasa. Bagi penikmat kuliner yang mengutamakan tekstur daging lembut dan tanpa lemak, tenderloin adalah pilihan terbaik.
Tips Memilih Daging Steak Saat di Restoran
Bisa menikmati menu steak di restoran tentu merupakan momen yang istimewa. Namun jangan sampai momen tersebut jadi kurang berkesan karena salah memilih jenis potongan daging steak. Agar tidak salah memilih, Anda bisa menerapkan beberapa tips sederhana berikut ini:
1. Kenali Preferensi Anda
Tentukan terlebih dahulu apa yang paling Anda cari dari sajian steak. Jika Anda menyukai sensasi daging yang gurih, berminyak, dan lumer di mulut, pilihlah rib eye. Namun kalau Anda justru menghindari lemak dan menyukai daging yang empuk digigit, jatuhkan pilihan pada tenderloin.
2. Minta Rekomendasi
Setiap jenis potongan daging steak memiliki tingkat kematangan yang ideal. Potongan kaya lemak seperti rib eye atau sirlon biasanya sangat nikmat disajikan dalam tingkat kematangan medium rare hingga medium. Jangan ragu untuk menanyakan saran terbaik dari pelayan untuk menentukan pilihan tingkat kematangan yang tepat.
3. Pilihan Aman untuk Pemula
Jika Anda merasa ragu atau baru pertama kali mencoba sajian steak, potongan rib eye dan sirloin adalah opsi yang paling aman. Kedua jenis potongan daging itu memberikan gambaran rasa steak yang klasik, kaya rasa, gurih, dan memuaskan. Tenderloin cocok bagi Anda yang ingin menikmati steak dengan sensasi yang lebih berbeda.
Menikmati Steak Enak di Steak Hotel by Holycow
Popularitas potongan seperti rib eye dan sirloin di Indonesia tentu tidak lepas dari peran restoran steak local yang memperkenalkan budaya makan steak dengan harga terjangkau, seperti Steak Hotel by Holycow. Restoran ini menyajikan beragam pilihan menu steak dan menu bercita rasa nikmat lainnya dengan harga yang tidak akan menguras kantong.
Holycow yang asli founded by Wynda Mardio merupakan sahabat terbaik bagi para penggemar daging sapi. Di sini, Anda bisa menemukan steak dari berbagai jenis potongan daging steak berkualitas. Anda juga bisa mendapatkan rekomendasi terbaik sajian steak dengan tingkat kematangan yang paling sesuai dengan ekspektasi.
Referensi:
https://www.holycowsteak.com/blogs/story/jenis-daging-steak
https://www.holycowsteak.com/blogs/story/tingkat-kematangan-steak
https://uniongroupjakarta.com/id/news/types-of-steak







