TOPIKTOP.COM – Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyorot catatan yang dibawa Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ketika menjawab pertanyaan debat.
Momen itu terjadi ketika Muhaimin ditanya perihal strategi untuk menghadapi perubahan iklim.
Dalam meningkatkan kualitas pangan akan seperti apa dalam Debat Cawapres Keempat yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/1/2024).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gibran menjawab pertanyaan itu dengan lugas, dengan beberapa strategi seperti ekstensifikasi dan intensifikasi lahan seperti yang telah dilakukan di daerah Fak Fak dengan membangun pabrik pupuk.
“Enak banget ya Gus ya jawabnya sambil baca catatan tadi. Kuncinya di adalah ekstensifikasi dan intensifikasi lahan.”
Baca artikel lainnya di sini : Selalu Ucapkan Terima Kasih Kepada Mahfud dan Muhaimin, Adab Gibran saat Debat Jadi Sorotan
Baca Juga:
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
“Kemarin tahun lalu kita sudah bangun pabrik pupuk di fakfak kuncinya untuk meningkatkan produktivitas,” kata Gibran.
Gibran juga menekankan guna meningkatkan produktivitas pangan dengan menggenjot kawasan industri pupuk pada lahan-lahan pertaniannya.
“Meningkatkan produktivitas ya kita harus genjot kawasan industri pupuk, kita dekatkan pupuknya dengan lahan-lahan pertaniannya,” tambahnya.
Lihat juga konten video, di sini: Politisi Senior Maruarar Sirait Sebut Kalau Tak Ada Jokowi dan Prabowo, Tak Ada Contoh Kerukunan
Baca Juga:
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Selain itu juga melalui mekanisme produktivitas para petani yakni dengan Smart Farming dan melibatkan anak muda.
“Dan, jangan lupa mekanisasi kita ingin meningkatkan produktivitas para petani, pakai RMU, combain harvester dan juga kita libatkan generasi muda melalui smart farming.”
“Pakai IOT untuk melihat Ph tanah, keasama tanah, kesuburan tanah, dan menggunakan drone untuk penyemprotan pestisida,” jelas Gibran.***







