Kemendag Undang Distributor Bahas Kenaikan Harga Minyak Goreng Rakyat MinyaKita di Atas HET

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 21 November 2024 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga MinyaKita dan Minyak Goreng Naik. (Dok. Kemendag.go.id)

Harga MinyaKita dan Minyak Goreng Naik. (Dok. Kemendag.go.id)

TOPIKPOST.COM – Pemerintah akan segera mengundang para distributor untuk membahas kenaikan harga minyak goreng rakyat atau Minyakita di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

HET Minyakita diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (20/11/2024).

“Rencananya pada pekan ini kami ingin mengundang para distributor untuk bertemu di kantor kami untuk membicarakan masalah ini dan segera mengikuti aturan Permendag 18/2024,” kata Budi.

Budi mengakui bahwa harga rata-rata nasional Minyakita pada Selasa (19/11/2024) mencapai Rp17.000 per liter atau naik 8,28 persen di atas HET yang sebesar Rp15.700 per liter.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut diindikasikan terjadi akibat adanya rantai distribusi yang lebih panjang dari yang seharusnya.

“Seharusnya distribusi Minyakita itu dari produsen kemudian ke distributor tingkat 1 (D1), kemudian ke distributor tingkat 2 (D2), dan baru ke pengecer,” ujarnya.

“Namun, di lapangan banyak terjadi transaksi dari pengecer ke pengecer,” lanjut dia.

Sebelumnya, dalam rapat inflasi daerah pada Senin (18/11/2024), Kemendag mengatakan bahwa hingga 15 November terjadi kenaikan harga Minyakita.

Menjadi Rp17.058 per liter atau naik 1,05 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Harga tersebut jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Kenaikan ini terjadi di 82 kabupaten/kota di Indonesia.

Kemendag juga menyebut bahwa harga Minyakita di 32 kabupaten/kota wilayah Indonesia bagian timur menembus Rp18.000 per liter sampai Rp20.000 per liter.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infofinansial.com dan Ekonominews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jabarraya.com dan Topikindonesia.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan
Produksi Padi Naik 12 Persen, Harga Beras Tak Kunjung Turun
Petani Gula Diminta Kompak Jaga Harga Jelang Serapan Pemerintah
BSI Pertahankan Profitabilitas Lewat Strategi Pembiayaan Konsumer
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
PHE ONWJ Pastikan Pasokan Energi Aman Lewat Peremajaan Pipa Bawah Laut
Menghadapi Tantangan Media Digital dengan Strategi Press Release Berbayar

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Senin, 15 September 2025 - 06:13 WIB

Rahasia Sukses Undang Jurnalis Ekonomi untuk Liputan Acara Perusahaan

Sabtu, 6 September 2025 - 06:00 WIB

Produksi Padi Naik 12 Persen, Harga Beras Tak Kunjung Turun

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:54 WIB

Petani Gula Diminta Kompak Jaga Harga Jelang Serapan Pemerintah

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:41 WIB

BSI Pertahankan Profitabilitas Lewat Strategi Pembiayaan Konsumer

Berita Terbaru