TOPIKPOST.COM – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Saat deklarasi dukungan PBB kepada Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan Gus Muhaimin untuk tidak ke mana-mana.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid ata Gus Jazil menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prabowo bilang jangan kemana-mana Gus. Itu artinya diketahui bahwa Cak Imin akan ke mana-mana.”
Baca artikel lainnya di sini: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto Sebut Merasa Nyaman Berada di Tengah-tengah PBB dan PKB
“Ya kan begitu logikanya. Kalau dicurigai akan ke mana-mana,” kata Gus Jazil di Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023
.
Gus Jazil menyatakan saat ini posisi dan sikap PKB sudah jelas, yakni berkoalisi dengan Partai Gerindra.
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
Ditambah satu partai lagi Partai Bulan Bintang (PBB) yang baru saja mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal capres.
“Yang jelas, PKB masuk kategori partai yang setia. Kalau saya, kalau yang di sana juga dia setia,” ujar Gus Jazil.
Namun demikian Gus Jazil memberikan kode “sebelas-dua belas” kepada partai politik koalisi Pemilu 2024 terkait bakal calon presiden dan calon wakil presiden.
“Lu (kamu) sebelas, aku dua belas, lu enggak jelas, gua (aku) lepas,” kata Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid di Jakarta.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
Penegasan itu disampaikan Gus Jazil saat menjadi narasumber pada kegiatan Talk Show PKB Mendengar dengan tema “Gus Muhaimin pilih siapa?”
Talk Show PKB Mendengar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:
1. Arya Fernandes dari The Center for Strategic and International Studies (CSIS)
2. Djayadi Hanan dari Lembaga Survei Indonesia (LSI)
3. Eep Saefulloh Fatah dari PolMark Indonesia.
3. Rustika Herlambang dari Indonesia Indicator.
4. Adi Prayitno dari Parameter Politik.***







