Soal Investasi di Ibu Kota Nusantara, Kaltim, Menteri Bahlil Lahadalia Sebut Cawapres Mahfud MD Keliru

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 25 Desember 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wakil Presiden 2024, Mahfud MD. (Instagram.com/@mohmahfudmd)

Calon Wakil Presiden 2024, Mahfud MD. (Instagram.com/@mohmahfudmd)

TOPIKPOST.COM – Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menepis pernyataan Calon Wakil Presiden RI Mahfud MD.

Dalam debat Pilpres 2024 kedua, Mahfud MD yang menyebut bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) minim investasi.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa pernyataan tersebut keliru karena pada kenyataannya sudah banyak perusahaan yang berinvestasi di IKN.

Termasuk perusahaan dari luar negeri yang nilainya investasinya mencapai Rp50 triliun.

“Yang dari luar Indonesia sekarang sudah deal investasi dan sudah masuk sekitar kurang lebih Rp50 triliun,” kata Bahlil.

Lihat konten video lainnya, di sini: VIDEO: Cak Imin Mau Bikin 40 Kota Setara Jakarta Tapi Tolak IKN, Begini Tanggapan Gibran Rakabuming Raka

Bahlil menyampaikan saat menghadiri simposium bersama perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pulau Jawa di Jakarta, Sabtu.

Bahlil menjabarkan bahwa investasi asing tersebut umumnya berasal dari perusahaan-perusahaan di Asia dan Eropa.

Perusahaan itu bergerak di sektor jasa, seperti perhotelan, mal, sarana pendidikan, dan rumah sakit.

Meski demikian, kata dia, investasi asing tersebut baru akan masuk pada kluster kedua setelah semua infrastruktur penunjang sudah selesai.

“Itu infrastrukturnya harus diselesaikan dahulu. Jadi, kluster pertama kebijakan kami adalah memprioritaskan investasi dalam negeri, mereka (investasi asing) masuk di kluster kedua,” katanya.

Selain investasi dari negara luar, IKN juga dikatakannya diminati oleh investor dari dalam negeri.

Tercatat beberapa perusahaan besar seperti Mayapada dan Agung Sedayu Grup telah menanamkan investasinya di Ibu Kota Nusantara.

“Memang benar ada Agung Sedayu Grup, Mayapada. Agung Sedayu bahkan sudah 40—50 persen (progres pembangunan, red.) hotel bintang lima.”

“Kemudian ada juga rumah sakit dan sport center,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga menjelaskan skema pembiayaan pembangunan IKN berasal dari APBN dengan total nilai investasi Rp400 triliun—Rp560 triliun, tergantung pada seberapa besar kenaikan inflasinya.

“Nah, dari total itu 20 persen dibiayai APBN, dan itu dilakukan bukan 1 tahun 2 tahun, melainkan 15 sampai 20 tahun sisanya itu investasi,” ujar dia.***

Berita Terkait

Nasib Adies Kadir Setelah Dinonaktifkan Golkar: Gaji DPR Terhenti
Penyitaan Ijazah Jokowi Jadi Preseden Penegakan Hukum yang Transparan
Dari Jakarta Convention Center ke Istana: Drama Reshuffle Kabinet Merah Putih Akhirnya Tamat
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Litbang Kompas Ungkap Sebanyak 84,7 Persen Rakyat Kecil Puas dengan Pemerintahan Prabowo
Pesan Megawati Soekarnoputri ke Ahmad Muzani, Salah Satunya Ucapan Terima Kasih kepada Prabowo
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Tak Ditahan Usai Diperiksa KPK Hampir 3,5 Jam Sebagai Tersangka
KPK Tanggapi Kritik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Soal Diminta Incar Kasus-kasus Korupsi Besar

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 07:17 WIB

Nasib Adies Kadir Setelah Dinonaktifkan Golkar: Gaji DPR Terhenti

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:25 WIB

Penyitaan Ijazah Jokowi Jadi Preseden Penegakan Hukum yang Transparan

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:40 WIB

Dari Jakarta Convention Center ke Istana: Drama Reshuffle Kabinet Merah Putih Akhirnya Tamat

Senin, 28 April 2025 - 09:05 WIB

Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Selasa, 21 Januari 2025 - 08:43 WIB

Litbang Kompas Ungkap Sebanyak 84,7 Persen Rakyat Kecil Puas dengan Pemerintahan Prabowo

Berita Terbaru