TOPIKPOST.COM – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan telah menemukan sejumlah titik lokasi penyanderaan pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Kendati begitu, Yudo menjelaskan operasi pembebasan Philip Mark Mehrtens bukan dengan militer.
Dia menilai hal tersebut berisiko terhadap keselamatan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Yudo, pihak TNI-Polri dan pemerintah setempat tetap mengupayakan pembebasan secara persuasif agar Kapten Phillip bisa dibebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat juga tidak terdampak.
Baca juga artikel penting lainnya di media online Teksnews.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.
“Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa.”
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Saya punya alat, punya prajurit yang profesional,” ujar Yudo Margono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 5 April 2023.
“Tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti sehingga kita usahakan secara persuasif mereka bisa kita bebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat pun juga tidak terdampak karena mereka bersama sama terus dengan masyarakat dengan anak-anak,” sambungnya.
Yudo juga menjelaskan tidak ada tenggat waktu terkait pembebasan Kapten Phillip. Dia menilai penyanderaan ini berbeda dari yang lain, terutama soal lokasinya.
“Tidak ada tenggat waktu membebaskannya, karena memang tempatnya, ini lain. Jadi penyanderaan ini lain dengan yang lain. Yang disandera kan tau sendiri fotonya itu,” terangnya.***
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut







