TOPIKPOST.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat (AS) H.E. Mrs. Kamala Shirin Lakhdir di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perkenalan Dubes AS yang baru saja menjabat.
Dan menandai awal yang positif bagi Dubes Kamala dalam menjalankan tugas diplomatiknya di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Asian Beach Games ke-6 di Sanya Resmi Berakhir, Tim China Menempati Posisi Teratas Klasemen Medali

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menhan Prabowo menyambut baik dan menghargai pertemuan untuk membahas berbagai hal yang menjadi kepentingan bersama.
Sekaligus memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua negara.
Salah satu bidang kerja sama Indonesia dan AS adalah pendidikan dan pelatihan yang telah terjalin sejak tahun 1967.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Selama Ini Lebih dari 6.000 Personel Tempuh Pendidikan dan Pelatihan di AS*
Dikutip Adilmakmur.co.id, hingga kini sudah lebih dari 6.000 personel Kemhan dan TNI, baik militer maupun sipil telah menempuh pendidikan dan pelatihan di AS.
Adapun saat ini, terdapat sembilan Taruna yang tengah menempuh pendidikan di AS.
“Terima kasih bahwa dengan kerja sama yang kuat ini, kini total sembilan kadet TNI tengah mengenyam pendidikan di USNA, USAFA, dan USMA,” ujar Menhan Prabowo.
Baca Juga:
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Di akhir pertemuan, Menhan Prabowo menyampaikan harapannya untuk terus mempererat kerja sama antara Indonesia dengan AS, khususnya di bidang pertahanan.
Turut mendampingi Menhan Prabowo yaitu Asisten Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.
Juga Plt. Karo TU dan Protokol Setjen Kemhan Mayjen TNI Rui Duarte.
Sementara Dubes AS didampingi oleh Athan US Col. Jacky Ly (SDO/DATT) dan Political Counselor Mr. David Muehlke.***






