Minta Munaslub, Dewan Etik Partai Golkar Panggil 2 Kader Golkar Lawrence Siburian dan Ridwan Hisjam

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 Juli 2023 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam. (Dok. Dpr.go.id)

Anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam. (Dok. Dpr.go.id)

TOPIKPOST.COM – Dewan Etik Partai Golkar memanggil dua kader yang mewacanakan digelar-nya musyawarah nasional luar biasa (munaslub) partai beberapa waktu lalu.

Dua kader yang dipanggil untuk diminta klarifikasi yakni ketua Umum DPN Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Lawrence Siburian dan anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam.

Pemanggilan anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam pada Selasa 18 Juli 2023, Ridwan menjadi pihak yang mengeluarkan pernyataan soal dorongan munaslub.

Padahal, dalam Rapat Pleno Dewan Pakar di kediaman Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, hasil rekomendasi tidak memuat satupun pembahasan atau wacana soal Munaslub Golkar.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Tanggapi Soal Munaslub Partai dan Permintaan Pengunduran Diri

Ketua Dewan Etik Partai Golkar Muhammad Hatta menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Senin, 17 Juli 2023.

Menurut Muhammad Hatta , Munaslub bukan forum untuk mengevaluasi program DPP. Ia mengatakan menggulirkan wacana munaslub memiliki forum dan mekanisme sendiri.

“Jadi membawa wacana Munaslub ke ruang publik, timbul pertanyaan maksudnya apa? Karena arus bawah, akar rumput, menjadi kebingungan,” tutur Muhammad Hatta.

Lawrence dimintai klarifikasi secara tertutup di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, sidang Lawrence dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Kata Muhammad Hatta, dalam forum klarifikasi, dewan etik mempersilakan Lawrence menjelaskan latar belakang pernyataannya terkait munaslub Golkar.

“Kami juga memberikan masukan dan saran, agar hal itu tidak meluas menjadi ruang konflik di wilayah publik,” kata Muhammad Hatta menegaskan.

Muhammad Hatta menyatakan dewan etik memiliki wewenang untuk memeriksa terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan seluruh kader Golkar.

Dewan etik mendapatkan mandat dari forum Musyawarah Nasional (Munas) 2019.

Muhammad Hatta mengaku, ada banyak aduan terhadap dugaan pelanggaran etik kader Golkar, namun, aduan tersebut ada yang ditindaklanjuti maupun dihentikan.

Muhammad Hatta menegaskan, setiap persoalan etik bakal diselesaikan menurut kasusnya.

Jika memang ada dugaan pelanggaran berat pada kader, sanksi terberat adalah pemecatan dari keanggotaan partai.***

Berita Terkait

Nasib Adies Kadir Setelah Dinonaktifkan Golkar: Gaji DPR Terhenti
Penyitaan Ijazah Jokowi Jadi Preseden Penegakan Hukum yang Transparan
Dari Jakarta Convention Center ke Istana: Drama Reshuffle Kabinet Merah Putih Akhirnya Tamat
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Litbang Kompas Ungkap Sebanyak 84,7 Persen Rakyat Kecil Puas dengan Pemerintahan Prabowo
Pesan Megawati Soekarnoputri ke Ahmad Muzani, Salah Satunya Ucapan Terima Kasih kepada Prabowo
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Tak Ditahan Usai Diperiksa KPK Hampir 3,5 Jam Sebagai Tersangka
KPK Tanggapi Kritik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Soal Diminta Incar Kasus-kasus Korupsi Besar

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 07:17 WIB

Nasib Adies Kadir Setelah Dinonaktifkan Golkar: Gaji DPR Terhenti

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:25 WIB

Penyitaan Ijazah Jokowi Jadi Preseden Penegakan Hukum yang Transparan

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:40 WIB

Dari Jakarta Convention Center ke Istana: Drama Reshuffle Kabinet Merah Putih Akhirnya Tamat

Senin, 28 April 2025 - 09:05 WIB

Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Selasa, 21 Januari 2025 - 08:43 WIB

Litbang Kompas Ungkap Sebanyak 84,7 Persen Rakyat Kecil Puas dengan Pemerintahan Prabowo

Berita Terbaru