TOPIKPOST.COM – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menyatakan tekadnya untuk menjaga kekayaan alam Indonesia, khususnya di Bangka Belitung (Babel).
Ia mengatakan wilayah Bangka Belitung memiliki sejumlah komoditi yang bahkan tidak dimiliki oleh negara mana pun di dunia.
Oleh karena itu kekayaan tersebut harus dijaga dan dikelola sebaik-baiknya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau tidak salah di Babel terdapat lada yang terbaik dari seluruh dunia, juga terdapat timah,” kata Prabowo.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menyapa ribuan warga Bangka Belitung di acara ‘Konsolidasi Indonesia Maju’ di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis, 11 januari 2024.
Lihat konten video lainnya, di sini: VIDEO: Sudah Dibahas Lama, Prabowo Subianto dan Kabinet Jokowi Dorong Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
“Bahkan tidak hanya timah tapi mineral-mineral yang jarang ada di dunia, yang sangat-sangat penting bagi kemajuan dunia, ada di Babel ini,” lanjut dia.
Prabowo mengaku komitmen tersebut dipegang teguh oleh dirinya, Gibran Rakabuming Raka; dan segenap partai dari Koalisi Indonesia Maju.
“Kami bertekad untuk menjaga kekayaan bangsa Indonesia, dan kami bertekad untuk mengelola kekayaan tersebut untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” tutur Prabowo.
Ia melanjutkan, dalam konteks tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menekankan program hilirisasi di mana sumber daya alam Indonesia diproduksi dalam negeri.
Baca Juga:
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Menurut Prabowo, itu sangat bagus karena akan mendorong perekonomian negara yang akan berimbas langsung pada rakyat, seperti terbukanya lapangan kerja yang lebih luas.
“Tidak akan diizinkan kita jual (komoditi) murah keluar (negeri) lagi.”
“Dengan diolah di Indonesia, pabrik-pabriknya akan ada di Indonesia.”
“Nilai tambah yang besar, keuntungan yang besar akan tinggal di Indonesia,” kata Prabowo.***







