TOPIKPOST.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) dengan elektabilitas tertinggi dengan 19,9 persen pada simulasi sebelas nama dan 18,6 persen dalam simulasi sepuluh nama.
Hal itu diungkapkan oleh
Drektur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi yang merilis survei nasional bertajuk “Kekuatan Politik Elektoral Menuju Pendaftaran Capres-Cawapres 2024” di Jakarta, Sabtu, 7 Oktober 2023.
Arya Budi mengatakan capaian ini membuat Erick Thohir melaju meninggalkan kandidat lainnya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya dari responden umum, Arya Budi mengatakan Erick Thohir juga mendapatkan tempat bagi para pemilih yang berasal dari basis partai politik.
“Para pemilih yang memilih Gerindra lumayan solid suaranya ke Erick dengan 29,9 persen. Nama-nama lain tidak ada yang di atas 20 persen,” ujar Arya Budi.
Baca artikel lainnya di sini: Hasil Survei Poltracking Ungkap Prabowo Subianto Ungguli Anies Baswedan, Elektabilitas Selisih 22,9 Persen
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Hal serupa pun terjadi pada pemilih PAN yang solid memilih Erick Thohir dengan 40 persen.
Yang menarik, Arya Budi menyampaikan nama Erick Thohir juga mendapat tempat bagi para pendukung partai lain seperti PKB, PDIP, dan Nasdem.
Arya Budi mengatakan pemilih PDIP yang menginginkan Erick Thohir menjadi cawapresnya Ganjar sebesar 20,1 persen atau berada di urutan kedua setelah Sandiaga dengan 28 persen.
Arya Budi menambahkan, sebagian pemilih PKB pun ingin Erick Thohir sebagai cawapres.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
“Nasdem terbelah di AHY dan Erick Thohir. Meski sudah diumumkan Cak Imin, mungkin belum move on,” kata Arya Budi.
Survei yang digelar pada 3-9 September 2023 menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden yang telah memiliki hak pilih.
Arya Budi mengatakan survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.***







