DJI Agriculture Tingkatkan Metode Pertanian Presisi dengan Meluncurkan Agras T55 dan Dual Battery Spraying System Agras T100

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drone pertanian terbaru ini menawarkan desain yang lebih intuitif dan fitur yang semakin canggih untuk mengelola perawatan kebun, lahan skala kecil, hingga area pertanian yang lebih luas —  membantu semakin banyak petani.

SHENZHEN, Tiongkok, 2 Juli 2026 /PRNewswire/ — DJI Agriculture, pemimpin teknologi pesawat nirawak (drone) inovatif untuk sektor pertanian di pasar dunia, meluncurkan DJI Agras T55 dan DJI Agras T100 Dual Battery Spraying System secara global. Berbekal pengalaman riset dan pengembangan (R&D) selama lebih dari 13 tahun, kedua produk terbaru ini melengkapi kemampuan lini drone pertanian DJI yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Agras T55 menawarkan fitur keselamatan yang lebih canggih untuk drone pertanian dengan daya angkut (payload) 50 liter. Sementara itu, Agras T100 Dual Battery Spraying System membantu petani mengelola lahan berskala besar secara lebih efisien dan produktif.

DJI Agriculture Elevates Precision Farming with Global Launch of Agras T55 and T100 Dual Battery Spraying System
DJI Agriculture Elevates Precision Farming with Global Launch of Agras T55 and T100 Dual Battery Spraying System

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"DJI Agriculture terus menghadirkan inovasi yang mendukung metode pertanian presisi. Melalui teknologi drone DJI Agriculture, petani dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan hidup," ujar Yuan Zhang, Head, Global Sales, DJI Agriculture. "Saat ini, lebih dari 600.000 drone pertanian DJI digunakan di berbagai belahan dunia untuk membudidayakan lebih dari 300 jenis tanaman di lebih dari 100 negara. DJI Agriculture juga telah membangun jaringan lokal yang mencakup penjualan, layanan purnajual, dan pelatihan. Secara global, DJI memiliki lebih dari 3.500 pusat servis dan perbaikan, serta jaringan pelatihan yang melibatkan lebih dari 7.000 instruktur bersertifikat."

Agras T55 Mempermudah Penyemprotan Tanaman dan Penebaran Material

Agras T55 merupakan drone pertanian berbobot ringan dengan desain yang mudah dioperasikan dan proses konfigurasi yang simpel. Drone ini mendukung berbagai fungsi, mulai dari penyemprotan, penebaran material, hingga pengangkutan muatan untuk beragam kebutuhan pertanian. Untuk penyemprotan, Agras T55 mampu membawa cairan hingga 50 liter dengan laju aliran mencapai 50 liter per menit dengan sistem mist sprinkler. Untuk penebaran material, kapasitas angkutnya mencapai 55 kilogram dengan laju distribusi hingga 400 kilogram per menit. Agras T55 juga mampu membawa muatan hingga 40 kilogram, serta didukung fitur Auto Balance Control dan Emergency Cable Release untuk meningkatkan keamanan operasional. Radar gelombang milimeter generasi terbaru pada Agras T55 mampu menghasilkan point cloud density hingga 250.000 titik per detik sehingga meningkatkan akurasi dalam deteksi rintangan. Peningkatan perangkat keras dan algoritma juga membuat drone ini mampu beroperasi secara andal dalam kondisi hujan maupun berkabut. Setiap rintangan yang terdeteksi akan direkam dalam sistem sehingga drone dapat mengenalinya pada penerbangan berikutnya dan menghindarinya secara otomatis. Kemampuan ini turut meningkatkan tingkat keselamatan operasional. Selain itu, sistem quad-vision terbaru memadukan tiga kamera yang terpasang di sisi atas drone dengan kamera FPV berwarna sehingga tetap bekerja optimal dalam kondisi minim cahaya. Kombinasi tersebut membantu operator memantau area depan, belakang, kiri, kanan, dan bawah drone secara lebih menyeluruh.

Agras T100 Dual Battery Spraying System Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Lahan Skala Besar

Agras T100 Dual Battery Spraying System memiliki fleksibilitas dan efisiensi operasional yang lebih baik untuk berbagai aktivitas pertanian. Berkat penggunaan dua baterai cerdas, waktu melayang (hover) meningkat hingga 50% dengan tingkat muatan yang sama. Tangki berkapasitas 90 liter juga membuat drone ini bekerja lebih lama dan tanpa jeda sehingga cocok digunakan di lahan pertanian yang luas. Sistem penyemprotan ini menggunakan sprinkler sentrifugal dengan teknologi atomisasi ganda yang mendukung kecepatan terbang lebih tinggi, jangkauan penyemprotan lebih luas, dan efisiensi kerja yang lebih baik di area pertanian berskala besar. Dengan tambahan paket mist sprinkler sebagai opsi, Agras T100 juga mampu menangani area perkebunan secara lebih efektif. Laju aliran dan kemampuan atomisasi yang semakin optimal membantu cairan menembus tajuk tanaman yang lebat hingga menjangkau bagian bawah daun pada pohon berukuran besar. Untuk penebaran material, Agras T100 memiliki daya angkut hingga 150 liter dengan laju distribusi mencapai 400 kilogram per menit dalam konfigurasi baterai tunggal standar. Drone ini juga mampu mengangkut muatan hingga 80 kilogram. Pada konfigurasi dua baterai, sistem penyemprotan memiliki tangki berkapasitas 90 liter dengan laju aliran 40 liter per menit melalui empat mist sprinkler.

Ketersediaan Produk

T100 Dual Battery dan T55 Agras akan diluncurkan secara global. Jadwal penjualan dan ketersediaan produk berbeda-beda di setiap negara dan wilayah. Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan harga produk tersedia melalui diler resmi DJI Agriculture di masing-masing negara atau wilayah.

Informasi selengkapnya:
https://ag.dji.com/t55
https://ag.dji.com/t100

* Seluruh data diperoleh dengan menggunakan model produksi dalam lingkungan pengujian yang terkendali. Informasi lebih lanjut tersedia di situs resmi DJI Agriculture: ag.dji.com

Tentang DJI Agriculture

DJI Agriculture didirikan DJI dengan misi untuk menghadirkan teknologi pesawat nirawak (drone) inovatif untuk sektor pertanian. Dengan teknologi ini, sektor pertanian menjadi lebih berkelanjutan, efisien, dan aman. DJI mulai berinvestasi pada litbang untuk meningkatkan spray drone pada 2012 sebelum membentuk unit bisnis khusus yang bergerak di segmen agriculture drone. Sebagai pemimpin industri drone, DJI membangun dunia yang terus memajukan potensi manusia melalui berbagai produk yang bermanfaat di seluruh dunia untuk menghadirkan cara-cara yang semakin inovatif. Kini, sekitar 600.000 agriculture drone telah digunakan di seluruh dunia untuk menangani lebih dari 300 jenis tanaman pertanian di lebih dari 100 negara.

Situs Resmi: ag.dji.com
Facebook: facebook.com/DJIAgriculture
Twitter: twitter.com/DJIAgriculture
YouTube: youtube.com/@DJIAgriculture
Instagram: instagram.com/djiagriculture_official

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Berita Terbaru